Di mana-mana muncul vampir. Film terbaru dari
seri Twilight Saga, yaitu bagian kedua dari empat yang berjudul New
Moon, mulai diputar di Jakarta. Film ini telah memecahkan rekor box
office dengan meraup lebih dari 70 juta dollar AS dan kemungkinan akan
menjadi laba pembukaan terbesar sepanjang sejarah.
Sebenarnya seri Twilight Saga bukan cerita vampir pertama yang
diangkat ke layar lebar. Selama berpuluh-puluh tahun sudah banyak
film-film terkenal yang bertemakan vampir.
Kehausan publik untuk vampir sepertinya mirip dengan haus darahnya vampir di legenda itu sendiri.
Para penulis fiksi masa kini yang pernah mengangkat tema vampir,
seperti Stephenie Meyer (Twilight Saga), Anne Rice (Interview with the
Vampire), dan Stephen King (Salem’s Lot), memiliki “tambang” legenda
yang tak habis-habisnya untuk digali. Namun sebenarnya apa yang
membentuk pandangan kita sekarang tentang vampir? Jawabannya ada di
daerah abu-abu sekitar mitos dan kebenaran.
Vampir adalah tokoh dalam mitologi dan legenda yang hidup dengan memakan intisari kehidupan (biasanya dalam bentuk darah) dari makhluk hidup lain.[1][2][3][4][5][6] Meskipun kepercayaan terhadap setan penghisap darah terdapat dalam berbagai budaya dan telah ada sejak zaman kuno,[7] istilah vampir sendiri baru populer pada awal abad ke-18 setelah masuknya legenda vampir ke Eropa Barat dari daerah Balkan dan Eropa Timur.[8] Di daerah-daerah tersebut juga terdapat legenda mengenai makhluk-makhluk seperti vampir, misalnya vrykolakas di Yunani dan strigoi di Rumania yang juga ikut meningkatkan kepercayaan vampir di Eropa.
Vampir dalam legenda Balkan dan Eropa Timur memiliki penampilan yang
beragam (mulai dari makhluk mirip manusia sampai mayat hidup) sedangkan
di Eropa Barat, vampir digambarkan sebagai makhluk yang berpenampilan
rapi dan mewah. Adalah cerita The Vampyre (1819) karangan John Polidori yang membentuk citra tersebut. Karya tersebut dianggap sebagai karya tentang vampir yang paling berpengaruh di awal abad ke19[9] dan telah mengilhami karya-karya selanjutnya seperti Varney the Vampire dan bahkan Dracula
Vampir umumnya diceritakan keluar dari makamnya pada malam hari untuk
menggigit orang-orang dengan taringnya yang panjang dan mengisap darah
mereka. Korban yang digigitnya biasanya akan menjadi vampir juga.
Menurut beberapa mitos, vampir tidak tampak di cermin karena mereka tidak memiliki jiwa.
Dalam cerita fiksi modern, vampir bisa menjelma menjadi kelelawar,
serigala, bahkan gumpalan gas, dan harus menjauhkan diri dari sinar
matahari.
..................................................................................................................................................................
Sejarah Vampir
Menombak korban
Beberapa sumber keliru melacak asal-usul vampir pada seorang pangeran
Romania, Vlad Tepes (1431-1476), yang berjuang untuk kemerdekaan dari
Kekaisaran Ottoman. Walau bisa dibilang caranya sangat brutal dan sadis
(contohnya ia membunuh musuh-musuhnya dengan menusukkan tombak sedikit
demi sedikit, menarik keluar isi perut mereka, memotong-motong badan
mereka, membakar mereka, dan lainnya), hal-hal tersebut memang lazim
semasa perang di zaman itu.
Teknik-teknik yang sama juga dipakai oleh Gereja Katolik dan para
penguasa lainnya di abad pertengahan untuk menyiksa dan membunuh musuh.
Bram Stoker (Dracula) juga telah memasukkan aspek-aspek dari Vlad Tepes ke dalam tokoh Dracula dalam karyanya.
Walau Tepes memang juga memengaruhi gambaran fiksi dari vampir masa
kini, akar vampir sesungguhnya memiliki asal yang berbeda. Dari segi
kebudayaan, vampir adalah suatu fenomena yang muncul di seluruh dunia.
Menurut pakar antropologi Paul Barber yang merupakan pengarang buku
Vampire, Burial, and Death (vampir, pemakaman, dan kematian), hampir
semua kultur memiliki cerita versi lokal yang mirip legenda vampir, dan
semuanya “memiliki kemiripan yang mengejutkan pada vampir ala Eropa,”
katanya.
Kepercayaan akan adanya vampir berasal dari takhayul dan asumsi yang keliru tentang pembusukan setelah kematian.
Catatan penemuan pertama tentang vampir tersebar di Eropa pada abad
pertengahan. Cerita-cerita itu semua mengikuti pola yang sama: suatu
kenaasan menimpa seseorang, suatu keluarga, atau suatu kota, mungkin
karena paceklik yang merusak panen, atau tersebarnya wabah.
Di masa itu, ilmu pengetahuan belum bisa menjelaskan pola cuaca dan
teori kuman. Jadi, kesialan apa pun yang tak jelas penyebabnya bisa
disalahkan pada vampir. Vampir merupakan jawaban mudah untuk menjelaskan
mengapa dari dulu hal buruk bisa terjadi pada orang yang baik.
Mati tetapi belum membusuk
Para penduduk desa menggabungkan keyakinan mereka bahwa ada kutukan
yang tengah terjadi di antara mereka dan ketakutan mereka terhadap
kematian dan orang mati. Dengan begitu, mereka berkesimpulan bahwa
mungkin orang-orang yang baru dikuburlah yang bertanggung jawab karena
mereka telah bangkit dari kubur untuk berbuat jahat.
Maka dari itu, makam-makam digali, dan para penduduk desa sering kali
dikagetkan oleh proses pembusukan yang normal, dan mengira itu fenomena
yang supernatural.
Contohnya, walau orang lazimnya berasumsi bahwa mayat akan membusuk
segera, bila peti tertutup rapat dan dikubur pada musim dingin, maka
pembusukan bisa tertunda beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan.
Pembusukan usus bisa menyebabkan penggembungan yang mendorong darah ke
mulut sehingga mayat itu terlihat seperti baru saja menghisap darah.
Proses ini dipahami betul oleh para dokter dan pengurus pemakaman
zaman sekarang. Namun, pada abad pertengahan di Eropa, semua ini
merupakan pertanda yang tak bisa disangkal bahwa vampir itu nyata dan
menghantui mereka.
Walau vampir “sesungguhnya” telah tidak ada, legenda-legendanya terus
memikat dunia. Sepertinya, baik ilmu pengetahuan ataupun tonggak perak
tak mempan membunuh mitos vampir. (Kompas)
Menungkap Vampir
Tahukah anda bahwa suatu penyakit genetik yang disebut porphyria
boleh jadi merupakan pemicu munculnya mitos vampir? Porphyria adalah
suatu kelainan berupa gangguan pada jalur pembentukan heme, suatu
komponen dari hemoglobin yang berperan mengangkut oksigen dalam darah.
Anemia
Kebanyakan individu ini mengidap anemia karena mengalami gangguan
sintesis heme (komponen pembentuk hemoglobin). Penyakit ini disebabkan
oleh adanya ketidaksempurnaan dalam jalur pembentukan enzim dari glisin
menjadi porfirin, menyebabkan over produksi porfirin yang dapat
terkumpul di kulit, cairan tubuh, atau feses. Bentuk yang paling umum
dari penyakit tersebut adalah acute intermittent porphyria. Kebanyakan
individu yang terserang biasanya heterozigot dan biasanya tidak
menimbulkan gejala spesifik karena satu single copy dari gen normal
mampu menyediakan mekanisme biosintesis yang cukup untuk produksi enzim
secara normal.
Istilah porphyria ini diambil dari bahasa Yunani, porphura yang
berarti pigmen ungu, disebut demikian karena warna ungu yang muncul pada
cairan tubuh pasien ketika terserang. Selain dapat diturunkan secara
genetik, penyakit ini bisa dipicu oleh faktor lain seperti penggunaan
obat-obatan tertentu, alkohol, kontrasepsi hormon, dan sebagainya. Pada
kondisi lingkungan tertentu dan asupan nutrisi tertentu dapat terbentuk
δ-aminolevulinate dan porphobilinogen yang menyebabkan gangguan
abdominal akut dan disfungsi saraf.
Salah satu bentuk kelainan porphyria adalah dapat membuat kulit
menjadi sensitif terhadap sinar matahari, membuatnya rapuh dan mudah
rusak. Karakteristik ini dimanfaatkan dalam penelitian pengobatan kanker
dimana suatu obat yang diturunkan dari porphyrin disisipkan ke sel
kanker, kemudian dipaparkan ke sinar, sehingga membuat melanoma kanker
terbakar habis. Bentuk porphyria lain yang jarang terjadi, akan
menghasilkan akumulasi uroporphyrinogen I, suatu isomer dari prekursor
protoporphyrin. Zat ini menyebabkan urine berwarna merah, membuat gigi
sangat mengkilat jika terkena sinar ultraviolet, dan membuat kulit
abnormal jika terkena sinar matahari.
Vampir dan Porphyria
Boleh jadi kondisi genetik seperti inilah yang mengawali adanya mitos
tentang vampir. Seseorang yang terkena penyakit ini, membutuhkan banyak
darah karena dia mengidap anemia dan dia menghisap darah orang lain di
malam hari karena pada siang hari kulitnya mungkin bisa melepuh apabila
terkena sinar matahari.
Pada Januari 1964, makalah yang membahas porphyria dan etiologi manusia
serigala diterbitkan di Proceedings of the Royal Society of Medicine.
Lebih lanjut, pada tahun 1985, David Dolphin memublikasikan makalahnya
yang berjudul “Porphyria, Vampires and Werewolves : The Aetiology of
European Metamorphosis Legends”, yang kemudian menuai beragam
kontroversi.
Antara lain karena meski penderita porphyria mendapat terapi injeksi
heme, bagaimanapun darah yang diminum (seperti yang dilakukan oleh
vampir) akan masuk ke sistem pencernaan dan diuraikan. Polemik lain
berkembang yakni pada aspek-aspek seperti sensitifitas terhadap cahaya,
dan alergi bawang putih yang ditengarai merupakan bagian-bagian yang
ditambahkan oleh industri film pada legenda vampir itu sendiri.
Bukti-bukti adanya vampir
Ketika archaeologists bekerja di Republik Ceko datang di seluruh apa
yang mereka percaya adalah kubur wanita. Yang paling terkenal dari semua
makam tersebut ditemukan pada tahun 1966 di Celakovice, 10 kilometer
(enam mil) timur laut dari Praha. Di sana, archaeologists terungkap 14
skeletons dating dari abad 10. Mulutnya yang telah diisi dengan batu dan
pasir, dengan kepala dikeluarkan dari badan. Cerita mulai beredar bahwa
skeletons telah fangs. Para arkeolog ini ditolak.
Baru terakhir Agustus, di dekat sebuah sumur-Moravian kota Olomouc
menjadi sebuah awal abad kubur. Kali ini, ia adalah seorang wanita.
Tubuhnya telah dikuburkan bawah wajah, lengan dan kaki itu diikat
bersama-sama. Berbeda dengan sisa skeletons ditemukan di lapangan,
perempuan adalah bohong dari utara ke selatan. Ini adalah jenis
perawatan reserved hanya untuk terkutuk: Kristen dari periode selalu
dikuburkan mereka mati dalam posisi timur-barat. Pada tahun yang sama,
arkeolog menghentam darah lagi di Moravia. Dua pria dewasa yang
dikuburkan dengan beberapa anak-anak. Para anggota badan dari laki-laki
yang severed dari tubuh mereka, dan tulang dari bayi juga berantakan.
Kejahatan apa yang telah mereka? Apakah mereka yang jahat untuk
anak-anak yang meningkat pada mangsa yang hidup, atau hanya korban dari
bertakhyul umur?
Kota yang dipukul oleh untaian mendadak, nampaknya yg tak dpt dipahami
kematian adalah sebuah tempat berkembang biak yakin untuk wanita mitos.
Seseorang harus bertanggung jawab, dan dengan takut dan ketidakpastian
naik dengan setiap kematian, yang diperlukan kambing hitam. Yang mayat
dari orang-orang yang menjadi pemikiran dari lubang yang memasarkan dan
"dibunuh" lagi, ridding kota yang mereka ketakutan. Untuk sementara
waktu, setidaknya.
Timur Tengah dan Eropa adalah rumah bagi banyak wanita mitos: pertama
referensi ke wanita dalam menulis datang dari Rusia, di mana pada 1047
Rusia raja yang dirujuk sebagai sebuah upir, "wanita" di Rusia, Ceko dan
Slovakia. Walaupun beberapa account menempatkan puncak dari wanita
wabah dari 16 abad ke 19, yang pucat plasma-makhluk lapar tampaknya
telah menjadi masalah yang lama sebelum. Tanggal 15-abad Malleus
Maleficarium, yang penyihir pemburu 'Injil, dijelaskan cara untuk
menghilangkan vampires. Satu benar-benar tidak dapat berbicara dari
"membunuh" seorang wanita, sebagai fanged phantoms yang secara teknis
tidak hidup atau mati.
Dan apa, tepat, adalah wanita? Mitos yang telah mutated selama
bertahun-tahun (atau mungkin rasanya vampires yang memiliki), dan
memasarkan datang dalam segala bentuk dan ukuran, yang memiliki salah
satu dari berbagai kekuatan gaib. Beberapa boleh menjadi apapun yang
hidup. Lain-lain berkeliaran di sekitar siang hari, dan bahkan beberapa
(hii, kejutan dan horor!) Emancipated wanita perempuan. Tetapi semua
memiliki satu hal dalam umum: mereka telah meninggal, dan sekarang
mereka bangkit dari kubur untuk getah kehidupan yang hidup.
Tentu saja, paling dihormati ilmuwan menolak untuk percaya pada
keberadaan makhluk tersebut. Mereka mencoba terbaik mereka untuk datang
dengan semua jenis penyakit dan teori, hanya untuk membantu mereka tidur
di malam hari.
Terbaru adalah rasionalisasi yang vampires yang cukup Rabies korban.
Gejala-gejala yang mirip dgn cara yg menyolok. Yang fanatik yang sangat
perasa, reacting keras untuk cahaya dan kuat odors - bawang putih,
siapapun? Dan tentang apa yang terjadi pd malam hari escapades, meminta
Anda? Baik, belum tidur lain efek Rabies, serta hypersexuality. Ia juga
menyimpan darah cair lama setelah seseorang telah meninggal. Anjing dan
bukan hanya didorong untuk gigitan hewan saat terinfeksi - manusia telah
dikenal untuk melakukan hal yang sama.
Bukti tersebut tampaknya berkendara paku ke dalam peti jenazah dari
wanita mitos. Tetapi jika Anda tidak cukup yakin dengan penjelasan ilmu
pengetahuan modern - tidak tepat bagaimana pergi mendapatkan satu
masalah yang pacat? Untuk orang-orang yang beriman yang sederhana
tiang-melalui-hati-metode yang terbaik adalah rute, berpikir kembali.
Menurut satu account dari Vampir di Eropa, Desa Blov di barat Bohemia
belajar bagaimana cara hard sial ini benar-benar dapat menjadi parasit.
Sebagai cerita pergi, yang ada hanya penggembala menolak untuk menerima
kematian sebagai nasib. Petani lokal mulai berkurang seperti lalat, dan
berburu wanita yang telah berkumpul. Penduduk desa exhumed tubuh yang
penggembala dan pergi tiang besar melalui hatinya, sehingga ia yakin
pinned melalui ke tanah.
Tetapi ini bahkan telah sia-sia. Pemelihara ternak yang mati bangkit
dari kubur dan dilanjutkan dengan pembunuhan itu escapades malam yang
sama. Dia bahkan dibuat menyenangkan dari petani, gilang-cemerlang bahwa
mereka telah "diberikan ... [dia] denda patuh kepada anjing mendorong
diri." Ia tidak sampai penggembala's mayat yang dibakar itu dihentikan.
Dengan cepat dari literatur terbaru, situs web dan remaja kultus
dikhususkan untuk vampiric segala sesuatu, ia akan tampaknya ini hanya
sebagai makhluk mati keras dalam imajinasi populer karena mereka lakukan
dalam legenda. Jadi ingat ini, benar-orang yang beriman: Jika anda
pernah dikunjungi oleh seorang wanita dengan aksen Ceko, lupa tentang
bawang putih, yang pancang melalui jantung, dan silang dgn patung
Kristus. Galilah dia, dia memotong anggota badan dan kepala dan berkata
"Burn, bayi, terbakar."








Tidak ada komentar:
Posting Komentar